Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
bekasi, jawa barat, Indonesia
HP, WA, Line : +6289615647145

Total Tayangan Halaman

Recent Posts

Tampilkan postingan dengan label Matematika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matematika. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Maret 2017

Soal OSP Matematika SMA



Soal OSP Matematika SMA tahun 2014
Download

Soal OSP Matematika SMA tahun 2015
Download

silahkan di download
semoga bermanfaat
jangan lupa komen ya

Soal OSK matematika




Soal OSK matematika SMA tahun 2014
Download

Soal OSK matematika SMA tahun 2015
Download

silahkan di download
semoga bermanfaat
jangan lupa komen ya

Selasa, 20 Juli 2010

Garis Singgung Dua Lingkaran

Kamu tentu sudah sering melihat sepeda. Apabila kamu amati rantai roda sepeda, tampak bahwa rantai itu melilit dua roda bergerigi yang berbeda ukuran. Dua roda bergerigi tersebut dapat dianggap sebagai dua lingkaran dan rantai sepeda sebagai garis singgung persekutuan lingkaran. Dengan demikian, garis singgung persekutuan dapat diartikan sebagai
garis yang tepat menyinggung dua lingkaran.

1. Kedudukan Dua lingkaran

Secara umum, kedudukan dua lingkaran dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu dua lingkaran bersinggungan, berpotongan, dan saling lepas.

a. Dua Lingkaran Bersinggungan

Perhatikan Gambar 7.3

Image:singgung_9.jpg

Gambar 7.3(a) memperlihatkan dua lingkaran yang bersinggungan di dalam. Untuk kedudukan seperti ini dapat dibuat satu buah garis singgung persekutan luar, yaitu k dengan titik singgung A. Gambar 7.3(b) memperlihatkan dua lingkaran yang bersinggungan di luar. Dalam kedudukan seperti ini dapat dibuat satu buah garis singgung persekutuan dalam, yaitu n dan dua garis singgung persekutuan luar, yaitu l dan m.

b. Dua Lingkaran Berpotongan

Dua lingkaran yang berpotongan seperti yang ditunjukkan oleh Gambar 7.4 mempunyai dua garis singgung persekutuan luar, yaitu r dan s.

Image:singgung_10.jpg

c. Dua Lingkaran Saling Lepas

Gambar 7.5 memperlihatkan dua lingkaran yang saling lepas atau terpisah. Dalam kedudukan seperti ini, dapat dibuat dua garis persekutuan luar, yaitu k dan l dan dua garis persekutuan dalam, yaitu m dan n.

Image:singgung_11.jpg

2. Garis Singgung Persekutuan Luar

a. Melukis Garis Singgung Persekutuan Luar

Misalnya terdapat dua lingkaran saling lepas dengan pusat P dan Q serta jari-jari R dan r. Bagaimana cara melukis garis singgung persekutuan luar dari lingkaran P dan Q tersebut? Pelajarilah langkah-langkah berikut.

Image:singgung_12.jpg

Image:singgung_13.jpg

Image:singgung_14.jpg

Image:singgung_15.jpg

Image:singgung_16.jpg

3. Garis Singgung Persekutuan Dalam

a. Melukis Garis Singgung Persekutuan Dalam

Perhatikan langkah-langkah melukis garis singgung persekutuan dalam dua lingkaran berikut ini.

Image:singgung_17.jpg

Image:singgung_18.jpg

Image:singgung_19.jpg

b. Menghitung Panjang Garis Singgung Persekutuan Dalam

Perhatikan gambar berikut ini.

Image:singgung_20.jpg

Image:singgung_21.jpg

4. Panjang Sabuk Lilitan Minimal yang menghubungkan Dua Lingkaran

Pernahkah kamu mengganti rantai roda sepedamu? Bagaimana kamu menentukan agar panjang rantai yang diperlukan tidak terlalu panjang atau terlalu pendek? Jika kamu perhatikan, dua roda gigi sepeda biasa dianggap sebagai dua lingkaran dan rantai yang melilitnya sebagai garis singgung persekutuan luar. Perhatikan gambar berikut ini.

Image:singgung_22.jpg

Image:singgung_23.jpg

Sabtu, 10 Juli 2010

Luas Lingkaran, Integral dari Keliling Lingkaran

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa, keliling lingkaran memiliki rumus

Keliling = 2 π r ; r = jari-jari
atau
Keliling = π D ; D = Diameter

Kita juga tahu bahwa rumus dari luas lingkaran adalah π r2

Nah, sekarang kita mau membuktikan bahwa rumus keliling lingkaran merupakan turunan dari luas lingkaran atau sebaliknya luas lingkaran merupakan integral dari keliling lingkaran.

OK, kita mulai :D

Luas = ∫ Keliling dr ; integral keliling lingkaran terhadap dr

Luas = ∫ 2 π r dr ; kita keluarkan 2 π-nya

Luas = 2 π ∫ r dr ; Integralkan jari-jarinya terhadap r

Luas = 2 π { 1/2 r2 } ; kalikan 1/2 dengan 2

Luas = π r2

Selesai, mudah bukan :D

Analisis Volume Bola dengan Integral

Disini saya akan coba menjelaskan tentang mengapa rumus volume bola adalah 4/3 π r3 :wink:
Coba terlebih dulu mari kita perhatikan rumus dari luas permukaan bola..

Luas Permukaan Bola = 4. π. r2 ;dimana r adalah jari-jari bola

Dengan Metode Integral, kita dapat membuktikan bahwa rumus volume bola adalah 4/3 π r3
Perlu diketahui bahwa Volume bola merupakan Integral dari luas permukaan bola, atau dengan kata lain luas permukaan bola merupakan differensial atau turunan dari volume bola.

Mari kita buktikan bersama ( kalo bener tolong di-rating five-star yah postingan yang ini :D )

Volume Bola = ∫ Luas Permukaan Bola

Volume Bola = ∫ 4. π. r2 dr

Volume Bola = 4. π. ∫ r2 dr

Volume Bola = 4. π. ( 1/3 r3 )

Volume Bola = 4/3 π. r3 [terbukti]

Semoga dapat dimengerti dan membantu kamu semuanya :-)
Yang masih gak ngerti silahkan tanya yah, jangan malu2 :D
Kalo bisa tolong dikomentarin dan dirating yah postingan saya ini :lol:

Analisis Volume Kucut dengan Integral

Dengan menggunakan metode integral benda putar, maka kita dapat membuktikan bahwa rumus volume untuk sebuah kerucut adalah sebesar

V = 1/3 x Luas Alas x Tinggi

segitiga dan kerucut

Nah coba lihat deh gambar diatas !!
Yang sebelah kiri adalah gambar segitiga, dan apabila diputar mengelilingi sumbu X (coba deh bayangin) maka bentuknya akan menjadi seperti bentuk sebuah kerucut. ( udah bisa bayanginnya belum ?? :-) )
Ok, buat pembuktian bahwa rumus kerucut adalah :

V = 1/3 x Luas Alas x Tinggi ; Luas alas = π x r2

Maka, coba ayo kita hitung misal seperti gambar yang diatas itu dengan jari2 sebesar 5 dan Tingginya 12.
Berarti hasilnya adalah :

V = 1/3 x( π x r2 ) x Tinggi
V = 1/3 x π x 52 x 12
V = 100
π

Dengan perhitungan biasa kita bisa dapat nilai dari Volume kerucut adalah 100 π.
Nah, sekarang coba kalo kita hitung dengan rumus “Integral Benda Putar”

rumus integral benda  putar

Dengan rumus ini, maka mari kita cari tahu dulu persamaan garis yang membentuk segitiga tersebut.

garis segitiga

Kita ketahui bahwa persamaan garisnya adalah
5X + 12 Y = 60
berarti :
Y = 5 - 5/12 X
lalu jika dijadikan kuadrat (karena pada rumus integral yang dibutuhin Y2), maka :
Y2 = 25 - 50/12 X + 25/144 X2

Lalu kita masukkan ke persamaan integral diatas
V = π 0∫12 [ 25 - 50/12 X + 25/144 X2 ] dx << src="http://klikbelajar.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt=":D" class="wp-smiley">
V = π [ 25 X - 25/12 X2 + 25/432 X3 ]0 12
V =
π { [ 25 (12) - 25/12 (12)2 + 25/432 (12)3 ] - [ 25 (0) - 25/12 (0)2 + 25/432 (0)3 ] }
V = π { [ 300 - 300 + 100 ] - [ 0 - 0 + 0] }
V = π 100
V = 100 π

gmn ?? sama kan hasilnya ?? :o
Masih ada yang kurang jelas atau gimana ??
Silahkan bertanya, jangan malu2 yah !! :D