Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
bekasi, jawa barat, Indonesia
HP, WA, Line : +6289615647145

Total Tayangan Halaman

Recent Posts

Minggu, 12 Agustus 2012

Orientasi Hidup

-Dibaca perlahan-

Aku harus punya orientasi hidup.

Aku hidup tidak hanya didunia, di akhirat lebih panjang lagi.

 Aku harus mendapatkan keduanya, sukses didunia sukses di akhirat.

Mengabdikan diriku untuk Sang Khaliq.

Menyinari manusia dikegelapan hidup.

Memberikan manfaat kepada umat.

Mendoakan Bapa dan Ibuku.

Sekuat tenaga menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.

Karena aku yakin disana ada surga dan kebahagiaan.

Aku akan hidup dengan enjoy.

Mencintai semua orang.

Banyak mendengar dengan tulus.

Memanfaatkan waktu sebaik mungkin dalam segala hal.

Mungkin juga banyak berpetualang.

Sebenarnya aku agak ragu, tapi aku yakin aku pasti bisa.

Katakan apa saja aku akan tetap mencintai anda semua.

Aku akan membersihkan dunia dari najis-najis batin.

Hidup untuk saling berbagi kebaikan.

Minggu, 04 Maret 2012

Rangkuman Bab 6 (Prosedur Penelitian - Prof. Dr. Suharsimi Arikunto)

BAB VI
STUDI PENDAHULUAN

A. Manfaat Studi Pendahuluan
William Asher berkata : if man is not aware of what has been learned in history, it is said he is bound to repeat the experiences. Masalah-masalah pendidikan yang kita dapati seluruhnya bukan masalah baru, atau bahkan boleh dikatakan masalah-masalah yang lama sering muncul kembali dalam keunikan yang lain.

Selanjutnya oleh Dr. Winarno dikatakan bahwa setelah studi eksploratoris ini peneliti menjadi jelas terhadap masalah yang dihadapi dari aspek historis , hubungan dengan ilmu yang lebih luas , situasi dewasa ini, dan kemungkinan-kemungkinan yang akan dating dan lain-lain.
1. Mengetahui dengan pasti apa yang akan diteliti.
2. Tahu dimana/kepada siapa informasi dapat diperoleh.
3. Tahu bagaimana cara memperoleh data atau informasi .
4. Dapat menentukan cara yang tepat untuk menganalisis data.
5. Tahu bagaimana harus mengambil kesimpulan serta memanfaatkan hasil.

Sebagai pedoman perlu tidaknnya atau dapat tidaknya penelitian dilaksanakan, peneliti harus ingat empat hal yang sudah diutarakan didepan.
1. Apakah judul penelitian yang akan dilakukan benar-benar sesuai dengan minatnya? Apakah peneliti memang akan senang melaksanakan karena menguasai permasalahannya? Pertanyaan ini penting untuk dijawab karena minat, perhatian, penguasaan pemecahan masalah merupakan modal utama dalam meneliti.
2. Apakah penelitian ini dapat dilaksanakan ? Banyak sekali faktor yang menyebabkan seorang peneliti tidak dapat melaksanakan rencananya. Faktor-faktor tersebut antara lain : kempuan, waktu, tenaga, dan dana.
3. Apakah untuk penelitian yang akan dilakukan tersedia faktor pendukung? Sebagai hasil tambahan peneliti harus sudah merumuskan judul penelitian, sudah disediakan dana, sudah mengurus izin, dan berhasil.
4. Apakah hasil penelitian cukup bermanfaat? Misalnya peneliti ingin mengetahui perbedaan efektifitas pengajaran modul dibandingkan dengan pengajaran klasifikasi.

B. Cara Mengadakan Studi Pendahuluan
Seperti pengumpulan data pada umumnya , maka sumber pengumpulan informasi untuk mengadakan studi pendahuluan ini dapat dilakukan pada tiga objek yaitu :
1. Dengan membaca literatur, berupa dokumen, buku-buku atau bahan lainbaik berupa teori, laporan penelitian atau penemuan sebelumnya.
2. Mendatangi ahli-ahli untuk bertemu, bertanya dan berkonsultasi untuk memperoleh informasi.
3. Mengadakan peninjauan ketempat atau lokasi penelitian untuk melihat benda atau peristiwa.
Dengan singkat, sumber data adalah 3p : paper, person, dan place.



Rangkuman Bab 5 (Prosedur Penelitian - Prof. Dr. Suharsimi Arikunto)

BAB V
MEMILIH MASALAH

A. Dari Mana Masalah Di Perolah

Memilih masalah penelitian adalah suatu langkah awal dari suatu kegiatan penelitian. Orang yang akan mengadakan penelitian haruslah karena ia ingin mendapatkan jawaban dari masalah yang dihadap. Masalah – masalah tersebut dating dari berbagai arah.

Masalah - masalah dapat diperoleh dari kehidupan sehari -hari karena menjumpai hal-hal yang aneh atau didorong oleh keinginan meningkatkan hasil kerja apa saja. Masalah juga dapat diperoleh dri membaca buku. Dapat juga masalah “diberi” dari orag lain. Akan tetapi yang lebih baik apabila dating dari dirinya sendiri karena didorong oleh kebutuhan memperoleh jawabannya.

B. Masalah dan Judul Penelitian
Ada empat hal yang harus dipenuhi bagi terpilihnya masalah atau judul penelitian, yaitu harus sesuai dengan minat peneliti, harus dapat dilaksanakan, harus tersedia faktor pendukung dan harus bermanfaat. Dua hal pertama bersumber dari peneliti (faktor intern) dan dua hal yang terakhir bersumber dari luar peneliti (factor ekstern).

1. Penelitian harus sesuai dengan minat peneliti
Faktor minat ini kelihatannya tidak normal dan bersifat subyektif. Namun demikian biasanya factor ini berkaitan erat dengan hal yang bersifat normal, yaitu keahlian.

2. Penelitian dapat dilaksanakan
Ada empat hal sebagai pertimbangan penelitian dapat dilaksanakan atau tidak, ditinjau dari peneliti, yaitu sebagai berikut ini.
a. Peneliti mempunyai kemapuan untuk meneliti masalah itu.
b. Peneliti mempunyai waktu yang cukup sehngga tiak melakukan asal selesai.
c. Peneliti mempunyai tenaga untuk melaksanakan penelitian.
d. Peneliti mempunyai dana secukupnya untuk biaya transformasi, alat tulis-menulis, biaya fotokopi, dan lai-lain.

3. Tersedia factor pendukung
Yang dimaksud sebagai faktor pendukung yang bersumber dari luar peneliti antara lain sebagai berikut.
a. Tersedia data sehingga pertanyaan penelitian dapat dijawab.
b. Ada izin dari yang berwenang.

4. Hasil Penelitian bermanfaat
Kegiatan penelitian dilaksanakan ialah untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Seorang peneliti melakukan penelitian bukan karena agar lebih mahir meneliti, tetapi karena ingin menyumbangkan hasilnya untuk kemajuan ilmu pengetahuan, meningkatkan efektivitas kerja atau mengembangkan sesuatu.

Seorang alhi penelitian, yaitu Prof. Dr. Suhardjono dari Universitas UNIBRAW memberikan petunjuk kepada peneliti mengenai persyaratan penelitian yang baik dengan dengan istilah yang mudah digunakan, yaitu APIK, singkatan dari Asli Penting, Ilmiah, dan Konsisten.
- Asli, artinya bukan jiplakan dari atau mengganti-ganti penelitianorang lain, sehingga kelihatan bukan buatan sendiri.
- Penting, artinya bahwa hasil penelitian itu bermanfaat dan dipandang penting bagi
- Secara garis besarpeningkatan mutu pendidikan, khususnya bagi tugas yang sedang dilaksanakan.
- Ilmiah, artinya menggunakan proses yang dibenarkan oleh teori penelitian, yaitu mengikuti sistematika penelitian yang lazim berlaku. Penelitian tindakan dikatakan ilmiah apabila terdiri dari .
a. Pendahuluan – latar belakang masalah, ada bukti berupa fakta empiric yang dialami oleh peneliti sendiri atau pengamatan orang lain, ada tujuan yang dirumuskan dengan jelas apa target yang akan dicapai melalui tindakan itu.
b. Rumusan masalah yang jelas menunjukan pertanyaan sesuai dengan penelitian.
c. Kajian pustaka, yaitu bagian yang berisi teori-teori yang mendukungnya.
- Konsisten, artinya ada keruntutan antara bagian yang satu dengan bagian yang lain.

C. Jenis Permasalan
Mempermasalhkan fenomena atau gejala atas tiga jenis :
1. Fenomena untuk mengetahui status dan mendeskripsikan fenomena .
2. Problema untuk membandingkan dua fenomena atau lebih (problema komparasi).
3. Problema untuk mencari hubungan antara dua fenomena (problema korelasi).

Jenis-jenis permasalahan tersebut biasanya lalu dijadikan dasar dalam merumuskan judul penelitian.
1. Peneliti ingin mengetahui status sesuatu
Apabila peneliti bermaksud mengetahui keadaan sesuatu mengenai apa dan bagaimana, berapa banyak, sejauh mana, dan sebagainya, maka penelitian bersifat deskriptif, yaitu menjelaskan atau menerangkan peristiwa
2. Peneliti ingin membandingkan status dua fenomena atau lebih
Dalam melakukan perbandingan peneliti selalu memandang dua fenomena atau lebih, ditinjau dari persamaan dan perbedaan yang ada.
3. Peneliti ingin mengetahui hubungan antara dua fenomena atau lebih
Penelitian hubungan lebih dikenal dengan istilah penelitian korelasi . Menurut Borg dan Gall penelitian korelasi dalam banyak hal sama dengan penelitian kausal komparatif, dan dalam keyataannya koefisien korelasi biasanya dihitung dari data penelitian kausal komparatif.

Kembali pada pembicaraan didepan, bahwa ada dua jenis korelasi sejajar dan korelasi sebab-akibat. Untuk lebih jelasnya sebagai berikut.
a. Korelasi sejajar, menyangkut misalnya penelitian mengenai sikap siswa dengan penelitian orang tua, prestasi bahasa dengan prestasi matematika dan sebagainya.
b. Korelasi sebab-akibat, menyangkut misalnya penelitian mengenai kedisiplinan dengan prestasi belajar, perhatian orang tua dengan tingkat kenakalan anak dan sebagainya.


D. Merumuskan Judul
Ada orang yang berpendapat bahwa sebaiknya judul penelitian ditulis selengkap mungkin sehingga dengan membaca judul dapat mengetahui kehendak peneliti dengan kegiatan itu.

Sebaliknya . ada pula orang lain yang berpendapat bahwa judulpenelitian sebaiknya sesingkat mungkin. Jika pembaca ingin tahu jelas lebih lanjut apa yang dimaksudoleh si peneliti, harus membaca penjelasa dibagian lain.

Judul penelitian yang lengkap diharapkan mencakup :
1. Sifat dan jenis penelitian.
2. Objek yang diteliti.
3. Subjek penelitian.
4. Lokasi/daerah penelitian.
5. Tahun/waktu terjadinya peristiwa

Apabila judul penelitian singkat, maka perlu ditambahkan dengan penegasan judul dan batasan masalah. Penegasan ini ditulis dalam bagian pendahuluan, laporan, penelitian, dan tentu saja pada waktu penyusunan desain penelitian juga diberi penjelasan.

-------------------------------------------------------------------------------------------------
Prosedur Penelitian - Prof. Dr. Suharsimi Arikunto


Senin, 06 Desember 2010

HAsrat Untuk Berubah (ABbey)

Harap di baca perlahan dan disimak

Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal,

Aku bermimpi ingin merubah dunia.

Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku,

Kudapati bahwa dunia tidak kunjung berubah.

Maka cita-cita itu pun agak kupersempit,

Lalu kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku.

Namun tampaknya, Hasrat itu pun tiada hasilnya.

Ketika usiaku semakin senja,

Dengan semangatku yang masih tersisa,

Kuputuskan untuk mengubah keluargaku,

Orang-orang yang paling dekat denganku...

Tetapi celakanya, Mereka pun tidak mau diubah!

Dan kini, Sementara aku berbaring saat ajal menjelang,

Tiba-tiba kusadari .......:

"Andaikan yang pertama-tama kuubah adalah diriku,

Maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan,

Mungkin aku bisa mengubah keluargaku.

Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka,

Bisa jadi aku pun mampu memperbaiki negeriku.

Kemudian siapa tahu, Aku bahkan bisa mengubah dunia.

(Terukir di sebuah makam di Westminster Abbey, Inggris, 1100 M.)

sedikit tulisan yg di dapat saat kuliah duha tadi pagi oleh : Pa Isa Ansori

buat sharing dan motifasi

http://yo-bijak-yo.blogspot.com/2010/11/hasrat-untuk-berubah.html

Senin, 30 Agustus 2010

Lubang Dunia

Sekarang Kita lihat beberapa Lubang yang lebih mengerikan.


1. The Door to Hell (Uzbekistan)
Pintu Neraka
. Sebuah judul serem untuk daerah yang selalu terbakar seperti neraka. Sebuah lubang yang terbakar terus menerus selama 35 tahun ini terjadi di Asia Tengah.

Namun fenomena alam ini dikait-kaitkan dengan asumsi para manusia akan ngerinya neraka yang selama ini ada di benak kita melalui ajaran agama kita masing masing. Apakah benar demikian, hanya Tuhan yang tahu.

Sebenarnya fenomena pintu neraka di Uzbekhistan ini terjadi pada tahun 1975 yang lalu. Pada awalnya para peneliti mengira di kawasan terjadinya lubang neraka ini terdapat sumber daya alam yang sangat melimpah. Namun setelah digali, ada lubang yang mengeluarkan gas yang beracun. Karena gas beracun ini membahayakan manusia,maka ada inisiatif untuk membakar lubang tersebut.


Namun semenjak hari pertama kali lubang tersebut dibakar hingga saat ini detik ini juga, api yang ditimbulkan dari lubang tersebut belumlah padam. Dari lubang kecil hingga sebesar 2 kali lapangan bola tersebut dapat diarasakan begitu panasnya bara api yang dihasilkan. Hingga banyak yang menyebutkan bahwa lubang ini merupakan "Pintu Neraka".

Penjelasan inipun saya dapat barusan dari Insert Investigasi di TV. Dijelaskan detailnya seperti itu, bagaimana menurut anda. Kalo menurutku, hampir sama seperti kejadian di lumpur lapindo. Semuanya karena human error alias kesalahan kita sendiri para manusia. Coba saja kalo kita tidak serakah, ingin mendapatkan sumber daya alam yang melimpah. Mak hal ini tak akan terwujud, namun nasi telah menjadi bubur.

Lihat saja Video Pintu Neraka dari youtube berikut ini.





2. Glory Hole – Monticello Dam, California

Lubang Ini menyedot air dan mengeluarkan air lewat bendungan.

neraka
neraka
neraka
neraka


3.Great Blue Hole, Belize

Fenomena geografis yang luar biasa ini dikenal sebagai “blue hole” terletak 60 mil di bagian daratan Belize. Terdapat banyak “blue hole” di seluruh dunia, tetapi tidak seperti yang menakjubkan ini.
neraka
Pada permukaan diameter lubang adalah 0,25 mil, dengan kedalaman mencapai 145 meter. Dengan jelas bisa diamati dengan menyelam.
neraka




4. Sinkhole in Guatemala

Sinkhole disebabkan ketika air, biasanya air hujan atau air selokan, di pompa dari bumi pada skala besar, sehingga menyebabkan perubahan tekanan dari bawah, ketidakstabilan alam dan menyebabkan permukaan tanah “collaps” atau runtuh ke dalam bumi.



neraka


Dan masih banyak lagi lubang-lubang menganga dibumi ini akibat ulanh tangan manusia, seperti lubang-lubang akibat pertambangan, yang akan saya posting di entri selanjutntya.

Kamis, 19 Agustus 2010

Cerita

Pengen Cerita neh
Dengerin ya
Tolong di bantu ya

Hari neh Gw bersyukur dah Nilai IP Gw membaik, ya kagak kayak dulu ancur kayak kapal pecah (blebek blebek blebek). Ya lumayan lah di atas 3 dan tak ada yg ngulang dan bebabn SKS pull 24, tp muzti ngmbil lg yg dulu semester pertama yg ngulang ya.

Gpp dah, biar dah ambil hikmahnya aja. skalian namba2 Channel gitu. mOga banyak temen Amiiin..... .



cerita ini ditulis karna bingung mo nulis apa
hehe ambil hikmahnya aja

Selasa, 10 Agustus 2010

Bekasi, antara Persikasi (Kabupaten) dan Persipasi (Kota)

Persikasi dan Persipasi adalah sama-sama dua tim olah raga pada cabang olah raga sepak bola dari dua wilayah yang berbeda di Bekasi. Perbedaannya terletak pada, Persikasi merupakan kesebelasan kebanggaan warga Kabupaten Bekasi sedangkan Persipasi adalah kesebelasan kebanggaan warga Kota Bekasi, termasuk saya salah satunya.

Era tahun 80-an sampai dengan satu setengah dasawarsa kemudian, nama Bekasi cukup disegani di kancah persepakbolaan nasional. Sejumlah prestasi di level junior seperti Piala Yapopi dan Piala Suratin, berhasil ditorehkan oleh anak-anak Bekasi. Pada zamannya, Bekasi pernah melahirkan pemain-pemain timnas macam Warta Kusuma (libero), Maman Suryaman (gelandang), Nuralim (libero). Kala itu nama-nama beken tersebut lahir dari tim Persikasi (Kabupaten) Bekasi, meskipun jika dilihat dari domisilinya ketika itu, nama-nama tersebut sebenarnya saat ini berdomisili di bagian dari wilayah Kota Bekasi, tepatnya di Kotif Bekasi. Dulu, memang empat kecamatan di wilayah Kota Bekasi saat ini (Kotif Bekasi saat itu) yaitu Kecamatan Bekasi Selatan, Bekasi Timur, Bekasi Utara dan Bekasi Barat masuk ke dalam wilayah Kota Administratif (Kotif) Bekasi.

Kala itu, saya, seorang bocah yang belum genap 12 tahun, termasuk salah satu diantara pendukung setia Persikasi Bekasi setiap tampil di Stadion Bekasi. Torehan prestasi tim Persikasi saat itu diakui di level nasional. Dari zamannya, muncul pula nama-nama beken seperti Makmun Adnan (playmaker), Sudungan (sayap kiri), Edi Tarto (gelandang), Marsin Tambayong (kiper), Dudung Abdullah (gelandang), Atmadi Latif (striker). Generasi berikutnya muncul pula nama-nama seperti Nuralim “Jabrik” (libero), M Ramdan Sutriyan (bek kiri), Tata Saptaji (kiper), Iskandar (playmaker), Recky Selfishberger (striker). Dan terakhir muncul pula nama-nama seperti Firmansyah (libero), Mardiansyah (striker) dan Nurafik (bek tengah).

Lahirnya talenta-talenta muda Bekasi menghiasi wajah persepakbolaan nasional, berkat adanya kompetisi reguler divisi berjenjang di Persikasi. Sehingga nama-nama klub seperti Bekasi Putra, Irpas FC, Iretoe, dan klub-klub lainnya, saban minggu bertanding di lapangan alun-alun, lapangan multiguna, lapangan Patal Bekasi, maupun lapangan-lapangan lainnya.

Setelah pecah kongsi pemerintahan, tepatnya pada tahun 1997, dimana Kota Bekasi lahir dari rahim Kabupaten Bekasi, maka secara otomatis bakat-bakat pesepak bola handal di Kota Bekasi bernaung dibawah bendera Persipasi. Namun, seiring pecah kongsi tersebut, ironisnya prestasi kedua tim tersebut mengalami pasang surut.

Namun kini, di tahun 2010, setelah melalui serangkaian perjalanan panjang, kedua kesebelasan Bekasi itu berlaga di dua kompetisi yang berbeda. Sang kakak, Persikasi, berlaga di Divisi II Kompetisi Liga Indonesia, sedangkan sang adik, Persipasi, berlaga di Divisi Utama Kompetisi Liga Indonesia (Liga Joss). Hasilnya? Menutup musim Kompetisi Divisi II Liga Indonesia 2009/2010, Persikasi Kabupaten Bekasi mencatat prestasi yang membanggakan dengan tampil sebagai Juara Divisi II setelah memastikan kemenangan 3-0 melawan Persewangi Banyuwangi dalam pertandingan yang digelar di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan (19/1).

Lalu, bagaimana dengan nasib adiknya, Persipasi Kota Bekasi? Dalam kompetisi Liga Joss 2009/2010, Persipasi saat ini bertenggger di peringkat ke 4 klasemen sementara Grup I Divisi Utama, dengan nilai 18 hasil dari 10 kali main, 6 kali menang dan 4 kali kalah. Hasil yang terbilang cukup memuaskan ini, memancing penonton berduyun-duyun datang ke Stadion Patriot untuk memberikan dukungan. Tercatat beberapa kelompok suporter aktif mendukung Persipasi setiap laga kandang seperti Soebex Mania, Patman dan Laskar Patriot.

Satu hal yang membanggakan, prestasi yang diukir pemain-pemain Persipasi adalah mengembalikan kejayaan dan menghadirkan kembali gemuruh penonton fanatik Stadion Patriot Bekasi yang ketika itu pernah saban minggu bergemuruh saat dihuni salah satu klub galatama Kramayudha Tiga Berlian

Jumat, 06 Agustus 2010

Jalur Angkutan Kota Bekasi (KOASI)


KOASI atau Koperasi Angkutan Bekasi adalah sebuah kendaraan angkutan umum perkotaan dengan bentuk mirip Suzuki Carry atau Mitsubishi T-120 SS. KOASI merupakan kendaraan angkutan utama yang ada dan melayani seluruh wilayah Bekasi. Karena distribusinya yang merata disetiap pelosok wilayah Bekasi, KOASI menjadi pilihan utama bagi para pengguna jasa angkutan umum.

KOASI di Bekasi terdiri dari beberapa tipe, antara lain tipe Elf (setengah bis), tipe Carry dan tipe Kijang. Tipe Elf digunakan untuk jalur jauh atau melintasi tol (misalnya K-45 dan K-50 Bekasi-Cikarang melewati Tol Jakarta Cikampek atau K-01 Perumnas 3 Bekasi-Pulo Gadung). Tipe Kijang melayani ruas Pondok Gede/Pekayon-Terminal Bekasi dan sebagian melayani ruas Perumnas 3 Bekasi-Pulo Gadung. Tipe Carry melayani sebagian besar trayek dengan bentuk seperti pada ilustrasi gambar. Bagi orang non Bekasi, salah satu hal yang memusingkan dari keberadaan KOASI adalah jumlahnya yang sangat banyak. Sampai dengan saat ini tercatat lebih dari 60 jenis KOASI. 1 Jenis KOASI ini melayani 1 trayek dan diberi kode K-XX, misalnya K-01 yang melayani Perumnas 3 Bekasi-Pulo Gadung). Setiap jenis KOASI terbagi lagi kedalam sub trayek yang ditandai dengan huruf abjad A-Z.

Banyaknya jenis dan trayek KOASI ini tidak hanya memusingkan warga non Bekasi. Warga asli Bekasi sekalipun banyak yang tidak hapal trayek dan rute yang dilewati oleh satu KOASI tertentu.

Yang menjadi masalah, ada beberapa jenis KOASI yang melintasi rute yang sama dan ada juga KOASI yang memiliki sistem kode yang tidak standar. Sebagai contoh, KOASI K-16 terdiri dari berbagai varian mulai dari K-16 (biasa disebut K-16 polos) jurusan Tambun-Tambelang, K-16A jurusan Terminal Bekasi-Perumahan Papan Mas Tambun, K-16B jurusan Terminal Bekasi-Perumahan Taman Vila Bekasi Indah Tambun dan K-16C jurusan Terminal Bekasi-Perumahan Griya Asri Tambun). Sistem kode ini tidak berlaku untuk KOASI K-04. KOASI K-04 hanya memiliki 2 trayek, yaitu K-04 jurusan Terminal Bekasi-Perumnas I Bekasi dan K-04B jurusan Terminal Bekasi-Pasar Proyek & Ganda Agung.

Untuk membantu rekan-rekan yang membutuhkan informasi trayek angkuta kota di Bekasi, berikut saya tuliskan daftar jurusan KOASI yang ada. Catatan ini belum lengkap dan akan saya lengkapi secara bertahap.

Trayek Koperasi Angkutan Bekasi (KOASI) :

  1. K-01, Perumnas III Bekasi-Pulo Gadung. Rute : Perumnas 3 Bekasi-Bulak Kapal-Terminal Bekasi-Stasiun KA-Kranji-Cakung-Pulo Gadung
  2. K-02, Pekayon-Pondok Gede - Terminal Bekasi. Rute : Pondok Gede-Pekayon-Metropolitan Mall/Giant-RS Mitra Keluarga-Pemda-Stasiun KA, Pasar Proyek-Terminal
  3. K02 A: Bumi Mutiara - Pondok Gede lewat Villa Nusa Indah. (Lebih seringnya sih cuma sampe Pasar Rebo dan nggak lanjut lagi). Update dari Om JaF (lihat bagian Komentar)
  4. K-03, Bintara-Kranji
  5. K-04, Perumnas I Bekasi. Rute : Perumnas I Bekasi-Buaran-Pemda-Stasiun KA-Terminal. KOASI favorit siswa SMAN 2 & SMAN 4 Bekasi.
  6. K-04B, Ganda Agung - Bekasi. Rute : Ganda Agung-Pasar Proyek-Terminal Bekasi. KOASI favorit siswa SMAN I Bekasi
  7. K-05, Cikunir-Terminal Bekasi
  8. K-05A, Perumahan Taman Galaxi Indah-Terminal Bekasi
  9. K-05B, Perumnas II-Terminal Bekasi
  10. K06, Ujung Aspal-Pd. Gede-Kp. Rambutan (Update dari Erwin)
  11. K06B = Kranggan - Ujung Aspal-Pd. Gede - Kp. rambutan (Update dari Erwin)
  12. K-07, Perumahan Seroja-Terminal Bekasi
  13. K-08, ?
  14. K-09, Babelan-Terminal Bekasi
  15. K-09B, Metropolitan Mall - Babelan Perumahan Taman Wisma Asri. Rute Lengkap : Dari Perumahan Taman Wisma Asri : Jl.Perjuangan - Bulan-bulan ( Stasiun Kereta Api )- Stadion - Rumah sakit Mitra Keluarga - Islamic Centre - Metropolitan Mall. Dari Metropolitan Mall Metropolitan Mall - Polres Metro Bekasi - Mesjid Agung Al Barkah - Stasiun Kereta Api - Jl. Perjuangan - Perumahan Taman Wisma Asri
  16. K-09P, Stasiun KA Bekasi - Perumahan Villa Indah Permai ( VIP ) Bekasi Utara.
  17. K-10, Ujung Harapan-Terminal Bekasi
  18. K-10B, Tol Bekasi Timur-Metropolitan Mall
  19. K-11, Bantar Gebang-Terminal Bekasi
  20. K-11A, Perumahan Rawalumbu-Rawa Panjang / Terminal Bekasi (info dari Belalang :-D )
  21. K-11B, Perumahan Narogong - Rawa Panjang, (info dari Belalang)
  22. K-12, Kampung Cerewed/Duren Jaya-Terminal Bekasi
  23. K-12A, Wisma Jaya-Terminal Bekasi
  24. K-12B, Duren Jaya-Terminal Bekasi (via By pass)
  25. K-13, ?
  26. K-14, ?
  27. K-15, Taruma Jaya-Terminal Bekasi
  28. K-16, Tambun Tambelang
  29. K-16A, Perum Papan Mas-Terminal Bekasi
  30. K-16B, Perum Villa Bekasi Indah-Terminal Bekasi
  31. K-16C, Perum Griya Asri-Terminal Bekasi
  32. K-17, Terminal Cikarang-Lemahabang
  33. K21A, Pabuaran-Kecapi-Pondok Gede-Kp. Rambutan (Update dari Erwin)
  34. K21B, Bantar gebang-kecapi-pondok gede-Kp. Rambutan (Update dari Erwin)
  35. K-23, Tambun-Mustika Jaya/Ciketing
  36. K-25, Pulo Gebang-Rawa Panjang
  37. K28, Ciangsana-Ujung Aspal-Sumir-Setu-TMII-Kp. Rambutan (Update dari Erwin)
  38. K28 Tol, Ciangsana-Ujung Aspal-Tol JORR-TMII-Kp. Rambutan (Update dari Erwin)
  39. K-30, Perum Taman Harapan Indah-Terminal Bekasi
  40. K-31, Perum Taman Harapan Baru-Terminal Bekasi
  41. K-33, Terminal Cikarang-Lemahabang
  42. K-34, Rawa Kalong-Terminal Bekasi
  43. K-36, Cibitung-Terminal Bekasi
  44. K-39, Kompas/SKU-Terminal Bekasi
  45. K-39B, Perum Trias (Tridaya Indah Asri)-Terminal Bekasi
  46. K40, Pasar Rebo - Kampung Rambutan (Update dari Om JaF)
  47. K44, Komsen-Cakung-Kranggan-Cibubur-Tol Jagorawi-Kp. Rambutan (Update dari Erwin)
  48. K-45, Metropolitan Mall/Tol Bekasi Barat-Lippo Cikarang
  49. K-50, Terminal Bekasi-Tol Bekasi Timur-Lippo Cikarang
  50. K-58, Klender-Cililitan. Rute : Kalimalang - Caman - Gerbang Tol Jatibening - Keluar Halim - Cililitan. Info dari Roi.
  51. K-62, Jababeka-Cibitung

Trayek lain yang masih diberi tanda tanya atau belum dimasukkan akan segera dilengkapi. Catatan diatas adalah KOASI-KOASI yang pernah penulis gunakan ;-), bukan sebagai kondektur melainkan sebagai penumpang :-D.

Selain berdasarkan trayek, berikut adalah catatan yang bisa membantu jika memilih trayek KOASI :

  1. KOASI ke Pasar Proyek / SMAN 1 Bekasi : K-04B
  2. KOASI ke Metropolitan Mall / Giant / Hero : K-04, K-05, K-05A, K-07, K-10, K-30, K-31 (dari terminal). K-02, K-11 (dari Pekayon dan dari Rawa Panjang)
  3. KOASI ke RS Mitra Keluarga Bekasi Barat / SMAN 2 Bekasi / Stadion Bekasi : K-04, K-05, K-05A, K-07, K-10, K-30, K-31
  4. KOASI ke RS Mitra Keluarga Bekasi Timur : K-10B
  5. KOASI ke SMAN 3 Bekasi : K-05A, K-02
  6. KOASI ke SMAN 4 Bekasi, Perguruan Patriot, Perguruan Tahta Syajar : K-04, K-07, K-10, K-30, K-31
  7. KOASI ke RSU Bekasi, Pengadilan Negeri, Polres, Kodim & Alun-Alun : K-01
  8. KOASI ke Stasiun KA & PMI (bisa juga ke RSU, Pengadilan, Polres, Kodim dan Alun-alun) : K-02, K-11, K-04, K-05, K-05A, K-07, K-09, K-10, K-15, K-15A, K-30, K-31
  9. KOASI ke RSIA Hermina : K-09, K-15, K-15A
  10. KOASI ke RSIA Bella : K-01, K-12 B